Cepat Cek! 4 Program Bantuan dari Pemerintah yang Diperpanjang hingga 2021 dan Besar Nominalnya

 

Ilustrasi Bantuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) 

PORTALKENDAL.COM – Bertujuan untuk menanggulangi dampak Covid-19 tahun depan, Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) akan diperpanjang sampai 2021.

Menteri BUMN, Erick Thohir menyampaikan, pada RAPBN 2021, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 419,31 triliun.

“Alhamdulillah bahwa pada saat ini yang namanya bantuan kepada masyarakat bantuan sosial harus dijalankan seimbang dengan penanganan Covid-19. Bantuan presiden bantuan produk usaha mikro berjalan sangat baik tentu ini yang akan dilanjutkan  di tahun 2021,”ujar Menteri BUMN Erick Thohir.

Bukan hanya bantuan BPUM saja, tutur Erick, pemerintah juga akan memperpanjang BLT Subsidi Gaji, bantuan sosial tunai, dan Kartu Prakerja.

Berikut BLT yang akan dilanjutkan pada tahun depan :

BLT Subsidi Gaji

Bantuan subsidi gaji BPJS Ketenagakerjaan diperuntukkan karyawan swasta dengan gaji di bawah Rp 5 juta per bulan. Pencairan BLT dimulai tanggal 27 Agustus bulan lalu.

Bantuan Kartu Prakerja

Kartu Prakerja dibuat oleh pemerintah yang bertujuan untuk membantu mereka yang terdampak pandemi, khususnya karyawan yang terkena PHK dan pengangguran. Peserta dari program ini akan mendapatkan bantuan insentif untuk pelatihan kerja sebesar RP 1 juta serta insentif sebesar RP 600rb per bulan.

BLT UMKM

BLT UMKM dibuat pemerintah untuk para pelaku usaha UMKM lewat program dana hibah. Total bantuan yang didapat yaitu sebesar Rp 2,4 juta yang ditransfer lewat rekening dan dapat dicek melalui form online yang sudah ditentukan. Menyasar dengan total 12 juta UMKM yang menerima bantuan yang terdampak karena pandemi Covid-19.

BLT PKH Rp 500 per Kartu Keluarga

Program pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial menyalurkan bantuan sosial yakni bantuan sosial tunai (BST) sebesar Rp 500.000 atau bansos Rp 500ribu untuk masyarakat yang bukan penerima Program Keluarga Harapan (PKH). BLT untuk sembako non-PKH juga menyasar 9 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Yang dimana setiap penerima mendapatkan dana tunai senilai Rp 500.000.

Sumber : Kendalku Pikiran Rakyat

 

 


0/Post a Comment/Comments

Silahkan komentar dengan bijak ya teman. Terimakasih.