Menilik Pantai Cahaya yang Tetap Buka dan Patuh saat Masa Pandemi dan Bagaimana Kabar Pengunjungnya

Dandim, Kapolres Kendal di Pantai Cahaya/ Halo Semarang

Warga Kendal pasti sudah tidak asing dengan Pantai Cahaya. Wisata ini berlokasi di Weleri Kabupaten Kendal. Pasalnya disini menyediakan semua yang dibutuhkan sebagai hiburan maupun edukasi para anak-anak, mulai dari rekreasi pantai, permainan anak, pentas seni dan threatment lumba-lumba bahkan mini zoo juga ada ditempat ini. Ciri khas Pnatai Cahaya yaitu kolam renangnya, karena dikolam ini sipapun akan mengapung dengan rileks yang mempunyai manfaat tubuh menjadi nyaman dan mendpatkan sebuah ketenangan.

Akan tetapi dimasa pandemi ini kolam renang yang menarik itu terpaksa masih ditutup karena masih menunggu SOP dari pemerintah mengenai aturan operasional kolam renang. Namun semua wahana lain sudah beroperasi seperti biasa dengan mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

“Ya pelan-pelan dulu karena masih masa pandemi. Semua wahana sudah beroperasi, kecuali kolam renang. Karena kami masih menunggu SOP dari pemerintah tentang aturan operasional kolam renang,” Ujar Yanuar Hanodoko Direktur utama PT WSI.

Yanuar Handoko juga mengatakan kepada wartawan bahwa sejak dibuka bulan Juni lalu, Pantai Cahaya selalu mematuhi protokol kesehatan dan menjalankan aturan yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Pengunjung kami wajibkan memakai masker, kemudian diperiksa atau cek suhu tubuh dan kami wajibkan mencuci tangan sebelum masuk wisata,” ungkap Yanuar menambahkan.

Dirinya juga menjelaskan, selama dibuka pengunjung sudah mulai berdatangan dari berbagai daerah untuk sekedar ingin menikmati wahana pantai, mini zoo dan tempat bermain anak serta pentas lumba-lumba yang selama ini menjadi kebanggan Pantai Cahaya. Akan tetapi dirinya mengaku, untuk pendapatan belum sesuai target karena terdampak menurunnya pengunjung diakibatkan masa pandemi ini, dimana semua sector terkena imbasnya.

Warga Kendal pasti sudah tidak asing dengan Pantai Cahaya. Wisata ini berlokasi di Weleri Kabupaten Kendal. Pasalnya disini menyediakan semua yang dibutuhkan sebagai hiburan maupun edukasi para anak-anak, mulai dari rekreasi pantai, permainan anak, pentas seni dan threatment lumba-lumba bahkan mini zoo juga ada ditempat ini. Ciri khas Pnatai Cahaya yaitu kolam renangnya, karena dikolam ini sipapun akan mengapung dengan rileks yang mempunyai manfaat tubuh menjadi nyaman dan mendpatkan sebuah ketenangan.

Akan tetapi dimasa pandemi ini kolam renang yang menarik itu terpaksa masih ditutup karena masih menunggu SOP dari pemerintah mengenai aturan operasional kolam renang. Namun semua wahana lain sudah beroperasi seperti biasa dengan mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

“Ya pelan-pelan dulu karena masih masa pandemi. Semua wahana sudah beroperasi, kecuali kolam renang. Karena kami masih menunggu SOP dari pemerintah tentang aturan operasional kolam renang,” Ujar Yanuar Hanodoko Direktur utama PT WSI.

Yanuar Handoko juga mengatakan kepada wartawan bahwa sejak dibuka bulan Juni lalu, Pantai Cahaya selalu mematuhi protokol kesehatan dan menjalankan aturan yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Pengunjung kami wajibkan memakai masker, kemudian diperiksa atau cek suhu tubuh dan kami wajibkan mencuci tangan sebelum masuk wisata,” ungkap Yanuar menambahkan.

Dirinya juga menjelaskan, selama dibuka pengunjung sudah mulai berdatangan dari berbagai daerah untuk sekedar ingin menikmati wahana pantai, mini zoo dan tempat bermain anak serta pentas lumba-lumba yang selama ini menjadi kebanggan Pantai Cahaya. Akan tetapi dirinya mengaku, untuk pendapatan belum sesuai target karena terdampak menurunnya pengunjung diakibatkan masa pandemi ini, dimana semua sector terkena imbasnya.

Sumber : Halo Semarang

0/Post a Comment/Comments

Silahkan komentar dengan bijak ya teman. Terimakasih.