Miliki Kemampuan Water Rescue, 16 Anggota Baznas Tanggap Bencana Upgrade Skill

 

Anggota Baznas/Pemkab Kendal


PORTALKENDAL.COM Pelatihan Water Rescue relawan Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kendal yang digelar oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kendal bersama dengan Basarnas Semarang resmi berakhir.

Penutupan kegiatan tersebut dilakukan berlokasi di Pantai Indah Kemangi yang dihadiri oleh orang nomor satu di Kodim 0715/Kendal. Pelatihan itu dilakukan untuk upaya peningkatan kulitas dan profesionalitas dalam tanggap bencana.

Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Iman Widhiarto menjelaskan, pelatihan Water Rescue bagi relawan Baznas Tanggap Bencana (BTB) memiliki arti yang sangat penting karena kedaruratan di suatu daerah itu tidak dapat ditebak.

Dandim berharap melalui pelatihan potensi SAR tersebut dapat membentuk SDM yang mempunyai potensi SAR dengan memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam bidang tanggap bencana di permukaan air. Kemudian dapat meningkatkan waktu respon yang cepat dalam pelayanan jasa SAR.

“Sehingga potensi SAR harus senantiasa siap dan waspada, khususnya saat terjadi musibah perairan di wilayah perairan Kabupaten Kendal,” ujar Dandim.

Sementara itu, Subag Administrasi, SDM dan Umum, Baznas Kendal Zakiyudin menjelaskan, selama pelatihan tersebut yang sudah berlangsung selama 3 hari dan berakhir pada tanggal 25 November itu, relawan mendapatkan materi tentang pengenalan alat sampai cara mengevakuasi korban yang baik dan benar.

“Pengenalan alat untuk evakuasi penting seperti alat-alat yang digunakan untuk evakuasi dan praktek teknik-teknik untuk menolong orang tenggelam,” ungkap Zakiyudin (28/11)

Pengenalan alat untuk evakuasi korban menjadi bagian sangat penting dalam materi yang disampaikan, seperti jaket pelampung, perahu karet LCR, Ring Bouy, Water Defends, dan Water Trepen. Kemudian materi yang diberikan adalah praktek memberikan pertolongan kepada pihak korban, melakukan penyisiran lokasi dan simulasi penyelamatan korban yang tenggelam.

Pelatihan Water Rescue relawan Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kendal yang digelar oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kendal bersama dengan Basarnas Semarang resmi berakhir.

Penutupan kegiatan tersebut dilakukan berlokasi di Pantai Indah Kemangi yang dihadiri oleh orang nomor satu di Kodim 0715/Kendal. Pelatihan itu dilakukan untuk upaya peningkatan kulitas dan profesionalitas dalam tanggap bencana.

Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Iman Widhiarto menjelaskan, pelatihan Water Rescue bagi relawan Baznas Tanggap Bencana (BTB) memiliki arti yang sangat penting karena kedaruratan di suatu daerah itu tidak dapat ditebak.

Dandim berharap melalui pelatihan potensi SAR tersebut dapat membentuk SDM yang mempunyai potensi SAR dengan memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam bidang tanggap bencana di permukaan air. Kemudian dapat meningkatkan waktu respon yang cepat dalam pelayanan jasa SAR.

“Sehingga potensi SAR harus senantiasa siap dan waspada, khususnya saat terjadi musibah perairan di wilayah perairan Kabupaten Kendal,” ujar Dandim.

Sementara itu, Subag Administrasi, SDM dan Umum, Baznas Kendal Zakiyudin menjelaskan, selama pelatihan tersebut yang sudah berlangsung selama 3 hari dan berakhir pada tanggal 25 November itu, relawan mendapatkan materi tentang pengenalan alat sampai cara mengevakuasi korban yang baik dan benar.

“Pengenalan alat untuk evakuasi penting seperti alat-alat yang digunakan untuk evakuasi dan praktek teknik-teknik untuk menolong orang tenggelam,” ungkap Zakiyudin (28/11)

Pengenalan alat untuk evakuasi korban menjadi bagian sangat penting dalam materi yang disampaikan, seperti jaket pelampung, perahu karet LCR, Ring Bouy, Water Defends, dan Water Trepen. Kemudian materi yang diberikan adalah praktek memberikan pertolongan kepada pihak korban, melakukan penyisiran lokasi dan simulasi penyelamatan korban yang tenggelam.

0/Post a Comment/Comments

Silahkan komentar dengan bijak ya teman. Terimakasih.