Bawaslu Amankan Ribuan Paket Sembako Siap Edar di Masa Tenang Pilkada Kendal, Dinilai Milik Anggota DPR

 

Ketua Bawaslu Kendal Odilia Amy Wardayani (kanan) /Instagram / bawaslukendal_jateng

PORTALKENDAL.COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kendal menahan ribuan paket sembako yang siap diedarkan dinilai yang akan dibagikan kepada masyarakat menjelang H-2 pemungutan suara pada Pilkada Serentak Kabupaten Kendal 2020.

Ribuan paket sembako itu dikemas dalam goodie bag warna merah, berlogo salah satu parpol, dengan gambar anggota DPR RI, dan tokoh partai tingkat daerah bertulis bantuan Covid-19.

Informasi yang didapat jika ribuan paket sembako itu akan dibagikan kepada masyarakat Kabupaten Kendal.

Kabar adanya pembagian paket sembako itu didapat Bawaslu Kabupaten Kendal dari laporan masyarakat yang melihat adanya sebuah tumpukan ribuan paket sembako yang siap untuk diedarkan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Kendal Odilia Amy Wardayani menyampaikan, saat ini ribuan paket sembako ditahan untuk tidak dibagikan dulu.

Pihaknya sudah melakukan cek lokasi bersama dengan jajaran komisioner dan anggota Bawaslu Kendal pada, Senin (07/12).

“Kami putuskan, barang-barang ini tidak boleh bergerak ke mana-mana atau ditunda pembagiannya sampai proses selesai,” ujar Odilia saat dikonfirmasi oleh Kendalku.com, Selasa (08/12).

Pihaknya sampai saat ini masih melakukan proses pemeriksaan lebih lanjut terhadap pihak yang terkait dengan paket sembako itu.

Bawaslu Kabupaten Kendal juga belum bisa memastikan apakah ribuan paket sembako itu ada kaitannya dengan dan salah satu paslon yang akan berkompetisi di Pilkada 2020.

“Kasus ini akan kami proses, kami harus klarifikasi lebih lanjut. Kami juga tidak ada kewenangan untuk menyita,” ujarnya.

Informasi yang didapat, jika ribuan paket sembako tersebut merupakan bantuan Covid-19 yang dengan total mencapai 10.000 paket sembako. Sudah ada sekitar 500 paket sembako yang sudah di distribusikan di Kecamatan Weleri dan Sukorejo. Paket sembako berisi beras, minyak goreng dan gula.

Koordinator Divisi Humas Bawaslu Jawa Tengah Rofiudin juga membenarkan tentang adanya temuan ribuan sembako yang siap untuk diedarkan pada masa tenang kampanye mendekati pemungutan suara Pilkada Kabupaten Kendal.

“Ya sebenarnya bawaslu sudah mencegah,” tuturnya dalam pesan singkat.

Di tanya apakah paket ribuan sembako itu milik salah satu legislatif DR RI yang masuk dalam dapil Kendal, ia juga mengaku masih dalam penelusuran serta penanganan.

“Detailnya masih dalam penelusuran dan penanganan,” ujarnya.

Akan tetapi, jika benar yang memiliki ribuan paket sembako adalah anggota DPR RI, pihaknya menyayangkan karena pejabat negara dilarang membuat keputusan atau tindakan pada masa tenang Pilkada.

Hal itu sesuai dengan Pasal 71 ayat 1 UU Nomor 10 Tahun 2016, tentang Pilkada yang menyebutkan bahwa pejabat negara, pejabat daerah, pejabat ASN, anggota TNI/Polri dan Kepala Desa atau sebutan lain/lurah dilarang membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon. Pelanggaran ketentuan tersebut bisa dipidana penjara dan/atau denda.

“Bawaslu Provinsi Jawa Tengah bersama Bawaslu 21 Kabupaten/Kota Jawa Tengah melakukan berbagai pencegahan agar tidak ada politisasi program pemerintah. Bawaslu Provinsi Jawa Tengah sudah berkirim surat kepada Bupati dan Walikota di 21 Kabupaten/kota untuk menunda pembagian bantuan sosial dan/atau bantuan sejenisnya pada masa tenang,” tuturnya.

Sumber : Kendalku


Baca Juga

0/Post a Comment/Comments

Silahkan komentar dengan bijak ya teman. Terimakasih.