BPOM telah Menerbitkan Panduan Pendistribusian Vaksin Covid-19

 

Kepala BPOM Penny Lukito/Foto:Setkab.go.id/Humas/rahmat



PORTALKENDAL.COM – Panduan dalam tata laksana pedoman distribusi vaksin Covid-19 telah diluncurkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Pedoman distribusi vaksin Covid-19 tersebut, diluncurkan bersama dengan tiga pedoman pelayanan publik dan pengawasan produk farmasi serta panduan penerapan persyaratan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB).

loading...

Kepala BPOM Penny K Lukito menjelaskan tiga pedoman pelayanan publik dan pengawasan produk farmasi tersebut, dengan di antaranya panduan pemasukan obat melalui jalur khusus, panduan pengajuan dan pelaksanaan uji klinik selama Covid-19 dan panduan farmavogilance dan pengawasan kualitas atau mutu selama Covid-19.

Baca Juga : Izin Pamit untuk Mancing, Pemuda Meteseh Boja Kabupaten Kendal Ditemukan sudah Meninggal

“Ini menjadi rujukan untuk tangani Covid-19,” ujar Penny, Kamis (03/11)

Penny menjelaskan bahwa panduan informatorium obat Covid-10 kini sudah memasuki edisi kedua yang diselesaikan tim BPOM pada November lalu. Edisi pertama dibuat pada Maret atau saat virus corona jenis baru mulai masif melanda Indonesia.

BPOM, selaku regulator dan pengawas obat terus menggunakan pendekatan ilmu pengetahuan da;a, mengaitkan karakter virus Covid-19 jenis baru.

Perkembangan virus SARS-CoV-2, ungkap dia, sangat dinamis dan berkembang cepat di Indonesia maupun dunia.

Baca Juga : Presiden RI Jokowi Tegur Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo terkait Penanganan Covid-19 Kurang Maksimal

“Pembaruan yang terus menerus dari informatorium perlu dilakukan mengingat info terkait kehasiat keamanan terkait Covid-19 sangat dinamis,” pungkas dia.

Sumber : Antara


loading...

0/Post a Comment/Comments

Silahkan komentar dengan bijak ya teman. Terimakasih.