Dr Tirta Usulkan Hukuman Koruptor Bantuan Sosial, Menguburkan Jenazah korban Covid-19

 

Kolase Foto Dr Tirta dengan Menteri SOsial Juliari Batubara/Foto : Instagram/@dr.tirta dan Antara/Mubarak A/Pras

PORTALKENDAL.COM – Relawan penanganan Covid-19, dr Tirta mengusulkan hukuman yang pantas bagi para koruptor bantuan sosial (bansos) Covid-19. Dr Tirta mengusulkan hukuman yang pantas bagi para koruptor tersebut yakni dengan ikut menguburkan jenzah Covid-19.

Dr tirta menganggap hukuman penjara bagi para koruptor terkait pengadaan dana bansos tidak cukup untuk menembus apa yang telah dilakukan para koruptor dana penanganan Covid-19.

“Korupsi dana bantuan kopet, tolong dikasi hukumannya : selain dipenjara, wajib bantuin relawan, bantuan urus pasien, bantuin nguburin jenazah covid, ditambah denda baru dipenjara, enak aje cuma penjara. Susah ini dibawah ngurus orang banyak,” tulis akun Instagram dr Tirta / @dr.tirta.

Sebelumnya, dr Tirta sudah memprediksi adanya kejutan akhir tahun terkait Covid-19.

Dia juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membongkar hingga ke akar.

Kegeraman dr Tirta karena dana yang seharusnya digunakan untuk meringankan beban masyarakat dalam menghadapi wabah pandemi Covid-19 malah justru digunakan demi kepentingan pribadi.

“Breaking news

Nah lho. Bener kan prediksi ane beberapa waktu lalu

@official.kpk !!! Top. Hadiah akhir tahun. Bongkar terus sampe ke akar. Jahat banget. Bansos dimaenin lho dananya,” ujar dr Tirta.

Diberitakan sebelumnya, Menetri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Juliari P Batubara terjerat dalam kasus tindak pidana korupsi berupa penerimaan sesuatu oleh Penyelenggara negara atau yang mewakili di Kementerian Sosial RI terkiat dana bantuan sosial (Bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek pada tahun 2020.

Ketua KPK Firli Bahuri menyampaikan secara langsung ditetapkannya Juliari Batubara sebagai tersangka operasi tangkap tangan oleh KPK pada Minggu (06/12) dini hari.

Selain Juliari Batubara KPK juga telah menetapkan beberapa tersangka lainnya dalam kasus bansos Covid-19.

“KPK menetapkan lima tersangka, sebagai penerima JPB (Juliari Peter Batubara), MJS (Matheus Joko Santoso), AW (Adi Wahyono) dan sebagai pemberi AIM (Ardian IM) dan HS (Harry Sidabuke),” ungkap Firli Bahuri.

Sumber : Instagram & ANTARA


0/Post a Comment/Comments

Silahkan komentar dengan bijak ya teman. Terimakasih.