Inilah Rencana dan Penjelasan Mengenai Pasar Darurat Weleri yang akan Disiapkan Disdag untuk Para Pedagang

 

Gambaran Pasar Weleri sebelum terjadi insiden kebakaran/Foto: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah

Pasar darurat Weleri rencananya akan dibangun pada tahun depan setelah anggaran ari APBD perubahan sudah dimasukkan sebesar 1 Miliar Rupiah.

Sekda Kabupaten Kendal Moh Toha, mengatakan pemerintah telah berupaya dengan APBD Perubahan mengusulkan pembuatan tenda yang bertujuan membuat pasar darurat.

“Kita telah coba di APBD perubahan untuk mengalokasikan anggaran, dan ini kita juga sudah siapkan Detail Engineering Design (DED) untuk pasar darurat atau pasar sementara yang kita siapkan agar lebih layaj,”ujar Moh Toha, Kamis (03/12)

Sementara, Plt Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kendal Fran Ardiansyah, menjelaskan, sudah terdapat tiga tempat yang akan menjadi lokasi pasar darurat, dan proses saat ini terkait peta pasar darurat sudah disiapkan.

“Kita sudah tentukan lokasi untuk saat ini, yang jelas berada di Weleri 2 atau pasar hewan, terminal depan pasar Weleri dan kita usahakan untuk sewa lahan milik swasta yang berada di sekitar Weleri 2,”terang Plt Kadisdag Kabupaten Kendal Frans Ardiansyah.

Baca Juga : Bawaslu Pastikan 286 Panwaslu Kelurahan/Desa, Patuhi Protokol Kesehatan saat Pilbup

Untuk ukuran toko di pasar darurat yakni sebesar 1,5 X 2 meter, menurut perhitungan dari Disdag untuk lokasi terminal mampu menampung kurang lebih 200 kios, di pasar hewan dan lahan milik swasta mampu menampung 1.200 kios juga.

Terkait kebutuhan kios yang hampir 2.000 kios, Disdag Kendal akan terus mencari lokasi lahan kosong yang dapat digunakan untuk menampung kios-kios sementara nantinya. Fran Ardiansyah menambahkan jika saat ini pihaknya sedang berusaha untuk terus mempercepat proses pembangunan pasar darurat atau pasar sementara tersebut.

“Pasar darurat ini sudah kita upayakan secepat mungkin kita buat, namun kembali lagi karena terkait anggara kemungkinan tetap awal tahun, namun untuk lahan dan pembuatan gambar sudah kita buat termasuk usulan anggaran,”ungkap Fran.

Adapun untuk kebutuhan lahan lain akan dicari seiring pembuatan pasar sementara dibangun. Sementara itu anggaran yang sudah disiapkan yakni untuk pasar sementara itu sebesar 1 Milyiar Rupiah.

Baca Juga : Banyaknya Cukai Rokok Ilegal, Satpol PP Kabupaten Kendal dan Bea Cukai Semarang Lakukan Sosialisasi Bersama ke Pedagang

Namun, admin mengecek langsung di pasar sementara Weleri 2 sudah ada progres pembangunan kios-kios sementara yang nantinya dapat digunakan para pedagang, untuk tetap berjualan secara teratur seperti saat di pasar induk dahulu.

Sumber : Pemkab Kendal


0/Post a Comment/Comments

Silahkan komentar dengan bijak ya teman. Terimakasih.