Kabar Baik! Pembangunan Infrastruktur Jalan di Kabupaten Kendal Capai 90 Persen

 

Hasil pembangunan infrastruktur oleh DPUPR Kendal/Dok/Pemkab Kendal

PORTALKENDAL.COM – Pemerintah Kabupaten Kendal di tahun 2020 telah membangun infrastruktur jalan yang telah mencapai 90 persen dengan panjang 770 kilo meter yang terdiri dari 252 ruas jalan yang menjadi tugas dari Pemerintah Kabupaten Kendal.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kendal, Sugiyono, M.T. saat di kantor DPUPR, pada Rabu (16/12).

Sugiyono mengumumkan, pada tahun 2019 kondisi jalan di Kabupaten Kendal sudah mencapai 86, dan harapannya di tahun 2020 ini akan menangani 84 ruas jalan, atau sekitar 12 persen, sehingga kondisi jalan dapat mencapai 98 persen di akhir tahun 2020 ini. 

Tetapi dengan adanya masa pandemi Covid-19, anggaran untuk pembangunan infrastruktur jalan menurun signifikan, bantuan tersebut hanya ada dari Bantuan Provinsi (Banprov) empat paket yang senilai total Rp. 15 miliar, yakni jalan Desa Darupono-Padaan yang senilai Rp. 7 Miliar, Kalisuren-Sojomerto Rp. 4 miliar, Kaliputih-Cening Rp. 2 miliar, dan Bringinsari-Purwosari Rp. 2 miliar atau sekitar 2 persen.

Sugiyono mengatakan, pada perubahan anggaran, pihaknya mendapat tambahan 12 ruas jalan yang harus ditangani dengan nilai total Rp. 12 miliar, yang dimana ruas jalan tersebut, tadinya terkena efek lock down. Namun sekarang sudah muncul kembali, panjangnya sekitar 12 KM atau sekitar 2 persen dari 700 KM. Jadi saat ini jalan mantap sudah mencapai pembangunan 90 persen.

Sugiono juga menjelaskan, peningkatan jalan yang 10 persen belum dapat terealisasikan, dikarenakan jalan tersebut berada di tempat yang kondisi lalu lintasnya dinilai sepi, artinya masyarakat Kendal sudah dapat menikmatinya, yang terutama di lalu lintas padat kondisi jalan sudah bagus semuanya.

Menurut Kepala DPUPR Kabupaten Kendal, kondisi jalan dalam kurun tiga tahun terakhir, yang rusak ada di daerah atas, terutama di Kecamatan Ringinarum.

“Tiga tahun terakhir ini kami genjot terus pembangunan infrastruktur agar cepat tuntas. Namun untuk Kecamatan Ringinarum paling lambat pembangunannya, karena Ringinarum termasuk kecamatan baru, dan kondisi bahan jalannya bekas lahan sawah, sehingga belum mantap ketika harus di aspal, maka kita upayakan untuk dibeton,” jelasnya.

“Harapannya kita ingin menuntaskan infrastruktur jalan yang 10 persen, walau di tahun 2021 kondisinya masih pandemi, tetapi mudah-mudahan kami ada terobosan-terobosan ke Jakarta minta DAK penugasan jalan, karena Kendal punya persyaratannya, yaitu memiliki Kawasan Industri, sehingga harapannya Kendal dapat menerima DAK penugasan jalan yang nilainya hingga 100 miliar. Jika terealisasi, maka pembangunan infrastruktur jalan akan terselesaikan,” ujar Kepala DPUPR dalam menutup penuturan.

Sumber : Pemkab Kendal
Baca Juga

0/Post a Comment/Comments

Silahkan komentar dengan bijak ya teman. Terimakasih.