Kini Alasan Gus Dur Masa Lampau Soal Bubarkan Departemen Sosial Terbukti, Karena Banyak 'Tikus'

 

Cover Buku dengan Judul Menjerat Gus Dur/ Foto : NU Online

PORTALKENDAL.COM – Mantan Presiden ke empat Indonesia Alm. Gus Dur  dahulu memiliki alasan mengapa dirinya membubarkan Departemen Sosial (yang kini bernama Kementerian Sosial) dikarenakan banyak ‘tikus’.

Gus Dur mengatakan tikus berdasi tersebut sudah terlalu banyak menguasai Departemen Sosial.

Sehingga langkah yang ditempuh yaitu dengan cara membubarkan Departemen Sosial agar tikus tersebut tidak dapat menguasai dan melakukan korupsi lagi.

Potongan video wawancara Gus Dur tersebut dengan Andy F Noya kembali terangkat dan trending di media sosial menyusul ditetapkannya Menteri Sosial Juliari P Batubara yang menjadi tersangka atas kasus dana bansos dengan menjadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Juliari Batubara terjerat kasus suap pengadaan bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 di Jabodetabek.

Diduga dalam setiap paket bansos yang mempunyai nilai sebesar Rp300 ribu per paket tersebut, para masyarakat diwajibkan untuk menyisihkan Rp10 ribu per paket untuk dinikmati sebagai keuntungan pribadi.

Gus Dur mengatakan, Departemen Sosial yang seharusnya mengayomi jutaan masyarkat di Indonesia, ternyata justru menggunakan kekuasaannya sebagai ladang untuk melakukan korupsi.

Akibat tindakan itulah para masyarakat kurang mampu sangat dirugikan karena adanya kasus korupsi yang dilakukan oleh Menteri Sosial.

“Perisnya itu, karena Departemen Sosial itu semestinya mengayomi rakyat ternyata korupsinya gede-gedean. Sampai hari ini,” tutur Gus Dur dalam video wawancara tersebut.

Andy F Noya bertanya kepada Gus Dur perlunya membubarkan Departemen Sosial untuk mengusir tikus-tikus berdasi yang korupsi.

“kalau mau bunuh tikus, kenapa harus lumbungnya?,” tanya Andy.

“Karena tikus sudah mengusai lumbung,” jawab Gus Dur dengan cerdas.

Sumber : Twitter & Kendalku


0/Post a Comment/Comments

Silahkan komentar dengan bijak ya teman. Terimakasih.