Pilkada Kendal Tak Menghasilkan Klaster Covid-19, Protokol Kesehatan Adalah Kuncinya

 

Ketua Bawaslu Kendal Odilia Amy Wardayani (tengah) menyampaikan tidak ada klaster Pilkada Kendal 2020/Bawaslu Kendal

PORTALKENDAL.COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kendal mengawasi dan memastikan bahwa protokol kesehatan yang diterapkan dalam Pilkada Kendal 2020 lalu hingga selesai.

Hasilnya Pilkada Kendal tak menghasilkan klasterCovid-19. Protokol kesehatan adalah kunci dari lancarnya Pilkada Kendal  yang tak menimbulkan klaster baru Covid-19.

Pilkada Kendal 2020 merupakan sebuah pengalaman pertama kali para petugas yang menjaga proses ajang demokrasi tetap berjalan dengan baik sekaligus menjaga agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 yang baru dengan protokol kesehatan adalah suatu keharusan yang harus dipatuh dan wajibkan.

“Memastikan protokol kesehatan dipatuhi dan mencegah pelanggaran protokol kesehatan adalah tugas baru Pengawas dalam Pemilihan yang digelar pada masa pandemi Covid-19. Pengawas TPS, Panwaslu Kelurahan/Desa, Panwaslu Kecamatan dan Bawaslu Kendal sudah melakukannya dengan maksimal,” ujar Ketua Bawaslu Kendal. (23/12/20).

Odilia Amy Wardayani mengungkapkan para Pengawas Pemilihan di Kendal bekerja keras pagi siang, sore, dan tengah malam demi kelancaran Pilkada Kendal.

“Pagi sampai tengah malam kami mengawasi seluruh tahapan Pilkada Kendal , seperti kampanye. Juga mengawasi kegiatan lainnya untuk memastikan protokol kesehatan dipatuhi, bila tidak dipatuhi kami sampaikan saran perbaikan saat itu juga,” tambah Odilia.

Dari data informasi yang dimiliki Bawaslu Kendal ada ratusan kampanye dan puluhan kegiatan masyarakat yang telah dipantau dan dicegah pelanggaran protokol kesehatan.

“Kami setidaknya mengawasi 840 kampanye pertemuan langsung dan mengawasi puluhan giat non kampanye. Kerap peserta tak pakai masker tak cuci tangan dan tidak jaga jarak. Langsung kami minta prokesnya dipatuhi. Yang bawa anak-anak juga kami cegah,” tandas Kordiv Hukum, Humas dan Data Informasi Arief Musthofifin.

Bawaslu Kendal mengapresiasi seluruh jajarannya yang tak menyerah untuk mencegah pelanggaran protokol kesehatan dalam gelaran Pilkada Kendal 2020.

“Atas kerja keras itu, di 840 kampanye pertemuan langsung tidak ada klaster kampanye, tidak ada klaster masa tenang, dan tidak ada klaster Covid-19 di 2.242 titik pemungutan suara, sehingga secara umum tidak ada klaster Pilkada Kendal,” tambah Arief.

Sumber : Bawaslu Kendal


Baca Juga

0/Post a Comment/Comments

Silahkan komentar dengan bijak ya teman. Terimakasih.