Hot News! Istri Sakit, Suami Bejat Cabuli Anak Kandung Selama 5 Tahun

 

Tersangka seorang ayah yang mencabuli anaknya sendiri selama 5 tahun/iNews

PORTAL KENDAL - Perbuatan bejat dilakukan EK, seorang warga Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal. Pria yang bekerja sebagai office boy ini, sungguh tega mencabuli anak kandungnya selama lima tahun yang akhirnya akibat kasus ini dirinya diringkus oleh Polres Kendal. 

Aksi bejatnya dilakukan saat kondisi rumah sedang sepi dan tidak ada orang. EK mengancam anaknya agar tak membocorkan kejadian bejat yang telah diperlakukan dirinya kepada orang lain, termasuk kepada sang ibu atau istri EK. 

“Saya awalnya tertarik dengan anak saya sendiri saat nonton televisi. Kebetulan sudah lama istri sakit dan tidak pernah berhubungan,” ujar EK di Polres Kendal, Kamis (31/12). 

Aksi bejat EK dilakukan berulang kali dimulai sejak tahun 2015 lalu. Waktu itu, sang anak masih duduk di bangku kelas 3 SMP dan saat ini telah berusia 18 tahun. Ancaman akan membunuh dilakukan EK saat sang anak tak menuruti nafsu bejatnya. Ironisnya lagi bahkan pencabulan pernah dilakukan oleh EK di luar rumah. Saat EK pamit kepada sang istri untuk mengantar sang anak.

Namun, semua itu hanya alasan EK saja agar dapat melalukan aksi bejat mencabuli anaknya di sebuah rumah kosong yang berlokasi di Desa Cepiring, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal. Berulang kali EK memaksa sang anak untuk mau membuka pakaian yang dikenakan dan jika sang anak menolak EK bahkan tega melakukan kekerasan seperti menampar pipi korban dengan keras. 

Perbuatan tak terpuji itu akhirnya terkuak setelah sang anak tak tahan akan penderitaan selama 5 tahun yang ia rasakan. Ia lalu bercerita kepada kerabatya, dan dilanjutkan melapor ke Polres Kendal agar diproses secara hukum. Lalu, EK pun diringkus dan dijebloskan ke sel akibat tindakan bejat yang dilakukan kepada sang anak oleh Polres Kendal.

EK pun dijerat dengan pasal 81 Undang Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak. 

“Hukumannya maksimal 15 tahun penjara, dan denda paling banyak Rp5 miliar,” tutur Kapolres Kendal AKBP, Raphael Sandhy Cahya Priambodo, Kamis (31/12).

Sumber : iNews.id

Baca Juga

0/Post a Comment/Comments

Silahkan komentar dengan bijak ya teman. Terimakasih.