Resmi! BPOM Izinkan Penggunaan Vaksin Sinovac

Kepala BPOM Penny K Lukito. Penegasan BPOM atas penggunaan vaksin SinoVac, BPOM tunggu data klinis izin darurat vaksin Sinovac /Twitter/@penny_lukito

PORTAL KENDAL – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi memberikan izin untuk penggunaan darurat atau EUA CoronaVac sebagai vaksin Covid-19 tahap pertama.

Kepala BPOM Penny K Lukito menuturkan, BPOM memutuskan untuk  memberikan izin vaksin produksi perusahaan Sinovac itu untuk digunakan dalam vaksinasi di Indonesia.

Penny juga memutuskan pemberian otorisasi darurat itu dengan pertimbangan hasil uji klinik di Indonesia, Brazil, dan Turki, yang menunjukkan antivirus SARS-Cov 2 itu memiliki keamanan dan kemanjuran (efikasi) untuk menangkal covid-19.

Selain itu, tambah dia, vaksin Sinovac tersebut memnuhi standar Badan Kesehatan Dunia (WHO) dengan syarat agar mendapat izin UEA adalah dengan minimal efikasi minimal 50 persen.

Sementara dari hasil uji klinik di Bandung yang dilakukan oleh Biofarma dan Sinovac, lanjut ia, efikasi CoronaVac yang mencapai 65,3 persen. Selanjutnya, uji klinis di Turki dengan efikasi Sinovac 91 persen dan Brazil persen.

“Vaksin Coronavac memenuhi persyaratan mendapatkan UEA,” ujar Venny.

Penny juga menuturkan pemberian EUA oleh BPOM itu adalah hasil pertimbangan hasil rapat bersama lintas sektor seperti Komite Nasional Penilai Obat, (ITAGI, Ahli pandemi dan unsur terkait lainnya.

Ia menjelaskan BPOM dan pemangku kepentingan terkait pengawasan proses Vaksinasi terutama efek samping  dari vaksin Sinovac tersebut. Pengawalan juga dilakukan untuk Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Sumber: ANTARA


 

Baca Juga

0/Post a Comment/Comments

Silahkan komentar dengan bijak ya teman. Terimakasih.